Penyebab Penyakit Anemia Defisiensi Zat Besi

 

Penyakit Anemia defisiensi besi menurut alodokter.com adalah anemia yang disebabkan oleh kurangnya kadar zat besi di dalam tubuh. Saat tubuh terserang penyakit anemia defisiensi besi saat terjadi kekurangan sel darah merah yang memproduksi hempglobin. Akibatnya selain terserang penyakti ini tubuh juga bisa terserang penyakit. Dampak dari berkurangnya hemglobin di dalam tubuh adalah kurangnya peredaran oksigen ke seluruh bagian tubuh, karena tugas dari emoglobin adalah mengangkut oksigen dan mnyebarkan ke tubuh melalui pembuluh darah. Kurangnya pasokan oksigen di dala tubuh akan menyebabkan tubuh menjadi lemas, letih dan sesak nafas.

Anemia defisiensi zat besi disebabkan oleh tubuh yang kekurangan zat besi di dalam tubuh.  Kekurangan zat besi di dalam tubuh dapat disebabkan oleh beberapa hal menurut doktersehat.com yaitu :

  • Kehilangan darah. Zat besi di dalam darah  dapat hilang melalui kuit yang terluka. Darah yang keluar dari dalam tubuh akan menyebabkan zat besi juga ikut keluar. Kondisi linnya yang bisa menyebabkan keluarnya at besi dari dalam tubuh adalah megalami pendarahan yang hebat dimasa kehamilan, kehilangan banyak darah akibat kecelakaan, saat melahirkan, dan mengalami pendarahan yang hebat dari menstruasi.
  • Kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi melambat. Ada sebagian kasus zat besi tidak bisa terserap oleh tubuh bahkan setelah penderita berusaha mencukupi kebutuhan zat besi di dalam tubuhnya. Penyebab dari tidak mampunya tubuhnya menyerap zat besi ke dalam tubuh dimungkinkan karena ada masalah pada usus kecil, seperti terserang penyakit celiac atau penyakit crohn atau karena sebagian usus kecil telah dihilangkan.
  • Menjalani diet yang buruk. Ada banyak macam diet yang bisa dijalankan untuk mengendalikan berat badan. Namun banyak orang tidak memperhatikan gizi yang masuk ke dalam tubuh. Sehingga banyak yang megalami kekurangan zat besi. Diet yang kurang asupan zat besi dari daging, dan telur akan menyebabkan timbulnya penyakit anemia defisiensi zat besi.
  • Memasuki masa kehamilan. Wanita yang sedang msa kehamilan akan rentan kekurangan zat besi dikarenakan janin di dalam perut juga membutuhkan banyak zat besi. Selain itu terjadi juga peningkatan kebutuhan darah di dalam tubuh. Sehingga tubuh membutuhkan produksi darah yang banyak dari biasanya. Kondisi ini jika dbiarkan akan menyebabkan penyakit anemia defisiensi zat besi.
READ      Penyakit Amiloidosis

Cara Mengobati Anemia Defisiensi Zat Besi Menurut Hellosehat.Com Adalah :

  1. Mengonsumsi Suplemen Penambah Zat Besi. Bagi Orang Dewasa Dosis Yang Diterapkan Oleh Dokter Biasanya 150-200 Gr/ Hari Dan Dibagi Menjadi 3 Kali Minum Setiap Hari.
  2. Melakukan Infus Besi merupakan salah satu cara mengobati penyakit anemia defisiensi zat besi. Ada Banyak Macam Infus Besi Yang Bisa Diterapkan Yaitu :
  • Ferric Gluconate. Yaitu Infus Yang Diberikan Pada Penderita Yang Sedang Mengalami Penyakit Ginjal Yang Parah. Dosis Yang Diberikan Sangat Sedikit.
  • Dekstran Besi. Akan Dilakuakn Pengujian Untuk Melihat Apakah Akan Trjadi Reaksi Alergi Pada Tubuh. Jika Tidak Terjadi Maka Akan Dilanjutkan Dengan Dosis Normal. Infus Jenis Ini Merupakan Infus Dengan Biaya Pengobatan Yang Lebih Murah Dari Pengbatan Infus Jenis Lainnya.
  • Ferric Carboxymaltose. Obat Ini Sangat Ramah Pada Anak-Anak. Pemberian Dosis Ini Bisa Satu Atau Dua Botol Infus Tergantung Dari Tingkat Keparahan Penyakit.
  1. Selain Mengonsumsi Suplemen Tambah Zat Besi, Penderita Juga Akan Disarankan Minum Obat Lain Tergantung Kondisi Tubuh. Biasanya Mengonsumsi Obat Antibiotik Untuk Mengobati Tukak Pada Lambung, Melakukan Operasi Pengangkatan Polip, Tumor, Atau Fibroid Jika Terdapat Di Dalam Tubuh, Dan Melakukan Transfusi Darah Apabila Anemi Semakin Parah.
READ  5 Penyembuhan dengan Ramuan Alam untuk Penyakit Asma

 

 

Sumber Halodoc.com