Penyakit Amiloidosis

Dilansir dari sehatq.com penyakit amiloidosis adalah suatu keadaan tubuh dimana terjadi penumpukan zat amilod pada ginjal. Zat amilod dalam tubuh tidak dapat diolah dalam porses metabolisme tubuh sehingga apabila terjadi penumpkan zat amilod akan terbentuk sebuah gugus amilod yang disebit dengan deposit amilod. Deposit amilod kemudian akan menyebabkan kerusakan pada organ tubuh.

Penumpukan zat amelod dapat terjadi dimana saja. Organ-organ tubuh yang berpotensi terserang amilodosis adalah jantung, sistem saraf, ginjal, hati, dan sistem pencernaan. Amiloidosis dapat menerang tidak hanya satu organ namun beberapa sekaligus. Tingkat keparahan yang ditimbulkan oleh penyakit ini tergantung dari kadar zat dan luas besaran organ yang terkena dampak.  Pada organ ginjal biasanya penyakit yang menyerang yaitu penyakit amiloidosis jenis primer.

Tubuh yang mengalami penumpukan zat amilod akan menunjukan tanda-tanda berikut :

  1. Apabila zat yang menyerang jenis amiloidosis primer gejala-gejala penyakit amilodosis nya adalah urin mengandung albuminuria sebanyak 3,5 gr/24 jam, terjadinya kenaikan lemak dalam darah dari kadar normalnya, terjadinya penurunan serum albumin dala tubuh menjadi 5,9 g/dl, serta terjadinya pembengkakan pada kaki, tangan, dan wajah.
  2. Gejala-gejala lain seperti sesak nafas, mudah merasa lelah dan letih, mengalami penurunan berat badan, mengalami tekanan darah rendah, mengalami kesemutan, baal atau merasa terbakar pada kaki dan tangan.
  3. Muncul kista dalam tulang.
  4.  Merasakan nyeri, sakit, dan kaku pada sendi tubuh.
  5. Mengalami kenaikan jumlah beta 2 mikroglobulin di dalam tubuh.
  6.    Mengalami carpal tunnel syndrome yang menyebabkan kelemahan, kesemutan dan baal pada tangan.
READ  Gejala Penyakit Amiloidosis

Ada dua hal yang dapat menyebkan terjadinya penyakit amiloidosis adalah pada ginjla apabila yang menyerang adalah amilodosis primer akan mengganggu kinerja ginjal. Apaila terjadi peumpukan akan menyulitkan untuk ginjal membuang sisa metabolisme dan akhirnya racun yang seharusnya bisa dikeluarkan akan tertahan didalam tubuh.

Gejala-gejala yang dimunculkan oleh penyakit amiloidosis hampir sama dengan penyakit-penyakit lain. untuk itu diperlukan serangkaian yang perlu di jalani berupa :

  • Biopsi ginjal. Peemriksaan dilakukan untuk mengambil sampel ginjal untuk melihat jaringan yang menjadi tempat penumpukan zat amolid.
  • Pemeriksaan imaging. Serangkaian pemeriksaan yang dilakukan seperti CT scan, MRI, dan echocardiogram.
  • Pemeriksaan urin yang bertujuan untuk melihat adanya protein yang tidak normal didalam tubuh yang mengindikasikan penyakit amiloidosis.
READ  Gerakan Senam Ringan yang Patut Kamu Coba

Setelah diketahui penyakit amiloidosis pada tubuh maka dokter akan menyarankan serangkaian pegobatan berupa :

  1. Menjalani kemoterapi.
  2. Menjalani terapi obat steroid atau terapi medikamentosa.
  3. Transplatasi stem cell

Sebenarnya belum diketahui secara pasti obat penyembuhan secara total dari penyakit ini. Sebagian besar hanya untuk mengurangi gejala agar tidak memperparah keadaan. Semua orang beresiko terserang penyakit miloidosis namun yang paling beresiko menurut halodoc.com adalah laki-laki, orang yang mengidap penyakit mieloma multipel, dan orang yang sedang menjalani dialisis dalam jangka waktu yang lama.

Apabila tidak segera ditindak lanjuti, penyakit amiloidosis akan menyebabkan komplikasi beberapa komplikasi jantung. Zat amilod yang terdapat dalam jantung dapat menyebabkan otot dinding jantung menjadi kaku, darah yang terdapat di dalam jantung juga akan berkurang. Terjadinya komplikasi ginjal. Akibat dari penyakit amiloidosis, fungsi ginjla akan terganggu akibatnya racun-racun yang seharusnya dikeluarkan oleh tubuh melalui ginjal akan tertumpuk di dalam. Terjadinya pendarahan (gastrointestinal amyloid)  di dalam sistem pencernaan seperti usus halus, usus besar, lambung dan anus.

READ  5 Manfaat Melakukan Senam Musik Aerobik untuk Ketahanan Fisik